muhlis
Wednesday, June 9, 2021

Insidetalk: Apa Kabar Perusda Aneka Usaha

›
Perusda Kalimantan Barat Aneka Usaha merupakan ujung tombak bagi pengembangan dan potensi ekonomi daerah. Selama beberapa periode, Perusd...
Monday, May 31, 2021

Film Oslo, Kisah Rumit di Balik Perjanjian Damai Palestina-Israel

›
Ada satu perjanjian di dunia yang begitu fenomenal. Yaitu, perjanjian antara dua musuh bebuyutan nan laten, Palestina dan Israel, tahun 1993...
Wednesday, May 12, 2021

Insidetalk: Kesiapan Pemerintah Menerapkan Larangan Mudik

›
Pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021. Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penangana...
Wednesday, April 14, 2021

Insidetalk: Menakar Desa Mandiri di Kalbar

›
Program kerja Gubernur Sutarmidji mendorong seluruh desa di Kalbar menjadi Desa Mandiri, patut diapresiasi. Ada 58 item syarat Desa Mandi...
Wednesday, March 24, 2021

Insidetalk: Reaktivitas Pariwisata di Kalbar Pascapandemi

›
Kalbar tengah gencar membangkitkan reaktivitas sektor pariwisata. Beragam langkah kebijakan dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda), mel...
Wednesday, March 10, 2021

Insidetalk: Menagih Janji Penanganan Karhutla

›
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dan kabut asap di Kalimantan Barat hampir setiap tahun terjadi. Cara memprediksinya sederhana. Jika ...
‹
›
Home
View web version

About Me

Muhlis Suhaeri
Penulis dan Wartawan. Kelahiran Jepara. SMAN 1 Jepara. Kuliah Jurnalistik di IISIP, Jakarta. Sekarang tinggal di Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Menulis buku "Dawai Kapuas" bersama Nurul Hayat, Jakarta, 2014. Menulis buku "Di Balik Novel Tanpa Huruf R", film independen karya sutradara Aria Kusumadewa. Buku diterbitkan LKiS, Yogyakarta, 2004. Menulis buku biografi Benyamin S, "Muka Kampung Rejeki Kota", bersama Ludhy Cahyana. Buku diterbitkan Yayasan Benyamin S, 2005. Kontributor buku "21 Jurnalis Bicara Mengenai HIV/AIDS, Gender dan Orientasi Seks", LP3Y, Yogyakarta, 2006. Kontributor buku "Wajah Retak Media", AJI, Jakarta, 2009. Anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak. Anggota Peace and Conflict Journalism Network (PECOJON) Indonesia dan Internasional. Mengikuti International Visitor Leadership Program (IVLP), 2010 dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Mendapatkan penghargaan jurnalistik Mohtar Lubis Award (2008), Adiwarta (2008 dan 2009), Adinegoro (2010), Finalis Adiwarta (2010, 2011 dan 2012).
View my complete profile
Powered by Blogger.