muhlis
Wednesday, February 2, 2011

Derita di Tanah Sabrang Menang Anugerah Adinegoro 2010

›
Arwani Kisah perjuangan hidup transmigran di Kalimantan Barat meraih penghargaan jurnalistik Anugerah Adinegoro 2010. Sisi buram program tra...
Tuesday, February 1, 2011

*Atlanta:

›
Di Sini Para Raksasa Dunia Berdiri Tegak Oleh: Muhlis Suhaeri Sebuah gambar perempuan dengan tangan terentang dan senyum tersungging, seakan...
Saturday, January 1, 2011

Illegal Logging di Kalimantan Barat

›
Oleh Muhlis Suhaeri Pembalakan liar di Kalimantan Barat, tidak hanya merusak hutan hujan tropis yang menjadi paru-paru dunia. Tapi juga meru...
Tuesday, November 30, 2010

Finalis AAS 2010 Kategori Cetak dan Online Akhirnya Diumumkan

›
Jakarta, 30 November 2010 – Setelah melalui penundaan lebih dari lima hari dari waktu yang dijadwalkan, akhirnya, dewan juri final kategori ...
1 comment:
‹
›
Home
View web version

About Me

Muhlis Suhaeri
Penulis dan Wartawan. Kelahiran Jepara. SMAN 1 Jepara. Kuliah Jurnalistik di IISIP, Jakarta. Sekarang tinggal di Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Menulis buku "Dawai Kapuas" bersama Nurul Hayat, Jakarta, 2014. Menulis buku "Di Balik Novel Tanpa Huruf R", film independen karya sutradara Aria Kusumadewa. Buku diterbitkan LKiS, Yogyakarta, 2004. Menulis buku biografi Benyamin S, "Muka Kampung Rejeki Kota", bersama Ludhy Cahyana. Buku diterbitkan Yayasan Benyamin S, 2005. Kontributor buku "21 Jurnalis Bicara Mengenai HIV/AIDS, Gender dan Orientasi Seks", LP3Y, Yogyakarta, 2006. Kontributor buku "Wajah Retak Media", AJI, Jakarta, 2009. Anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak. Anggota Peace and Conflict Journalism Network (PECOJON) Indonesia dan Internasional. Mengikuti International Visitor Leadership Program (IVLP), 2010 dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Mendapatkan penghargaan jurnalistik Mohtar Lubis Award (2008), Adiwarta (2008 dan 2009), Adinegoro (2010), Finalis Adiwarta (2010, 2011 dan 2012).
View my complete profile
Powered by Blogger.