muhlis
Saturday, February 1, 2003

Keluarga Jagal

›
Hidup di antara darah dan daging dalam mata rantai tak terpisahkan Oleh: Muhlis Suhaeri LELAKI ITU membersihkan pisau yang telah basah oleh ...
3 comments:
Sunday, December 1, 2002

Dari Sherina sampai Eliana

›
Riri Riza dari generasi yang meninggalkan semangat lama film Indonesia Oleh Muhlis Suhaeri DI RANJANG tergeletak dua buku. Satu dari buku it...
1 comment:
Thursday, August 1, 2002

Spread Your Wing and Fly Away

›
Oleh: Muhlis Suhaeri Aria Kusumadewa dari anak jalanan jadi sutradara alternatif. SUATU sore di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat....
2 comments:
‹
Home
View web version

About Me

Muhlis Suhaeri
Penulis dan Wartawan. Kelahiran Jepara. SMAN 1 Jepara. Kuliah Jurnalistik di IISIP, Jakarta. Sekarang tinggal di Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Menulis buku "Dawai Kapuas" bersama Nurul Hayat, Jakarta, 2014. Menulis buku "Di Balik Novel Tanpa Huruf R", film independen karya sutradara Aria Kusumadewa. Buku diterbitkan LKiS, Yogyakarta, 2004. Menulis buku biografi Benyamin S, "Muka Kampung Rejeki Kota", bersama Ludhy Cahyana. Buku diterbitkan Yayasan Benyamin S, 2005. Kontributor buku "21 Jurnalis Bicara Mengenai HIV/AIDS, Gender dan Orientasi Seks", LP3Y, Yogyakarta, 2006. Kontributor buku "Wajah Retak Media", AJI, Jakarta, 2009. Anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak. Anggota Peace and Conflict Journalism Network (PECOJON) Indonesia dan Internasional. Mengikuti International Visitor Leadership Program (IVLP), 2010 dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Mendapatkan penghargaan jurnalistik Mohtar Lubis Award (2008), Adiwarta (2008 dan 2009), Adinegoro (2010), Finalis Adiwarta (2010, 2011 dan 2012).
View my complete profile
Powered by Blogger.